Walikota Ambon Tutup FGD Forum Warek I PTKIN se-Indonesia

IAIN AMBON,- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menjamu makan malam peserta Focus Group Discussion (FGD) Forum Wakil Rektor I/Wakil Ketua (Waket) I Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia di kediamannya, Karang Panjang, Kota Ambon, Minggu, 3 November 2019, tadi malam. Jamuan makan malam ini sekaligus dengan penutupan FGD Forum Warek I/Waket I PTKIN se-Indonesia yang digelar di Kota Ambon, sejak tanggal 2 November2019. | Baca juga, IAIN Ambon Tuan Rumah FGD Forum Warek I/Waket I PTKIN se-Indonesia

Walikota Ambon dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada para petinggi PTKIN se-Indonesia ini, karena telah bersedia mengadakan kegiatan di Kota Ambon. Di mana, sudah hampir satu bulan ini, baik Kota Ambon dan beberapa wilayah lainnya di Maluku, tengah dilanda bencana gempabumi. Gempabumi ini bahkan telah terjadi sudah mencapai ribuan kali, namun, tidak mengurangi keinginan para pimpinan PTKIN, untuk berada di Kota Ambon. Sebagai pimpinan di Kota Ambon, rasa terima kasih itu patut diberikan kepada para tamu yang hadir di Kota Manise ini. Kiranya, setelah mereka kembali ke lokasi masing-masing, para pejabat PTKIN ini, dapat menceritakan kondisi keamanan di Kota Musik Dunia ini. Terlebih, soal daerah ini yang dilanda bencana gempabumi selama kurang lebih satu bulan terakhir.

Menurut Walikota, makin banyak orang yang berkunjung ke Kota Ambon, maka daerah ini akan semakin dikenal. Terlebi, mereka akan berdoa agar kota dan masyarakat di daerah ini tetap makmur, aman dan terlindungi. Apabila doanya banyak, maka tidak mustahil, musibah yang menimpa daerah ini secara perlahan akan berkurang. "Bapak/ibu yang sudah beberapa hari di Kota Ambon, betapa pasti sudah mengetahui informasi tentang bencana yang menimpa daerah ini. Kenyataannya, selama berada di Kota Ambon, tidak terjadi apapun. Kiranya, apa yang bapak/ibu jumpai selama di Kota Ambon, dapat dikisahkan kepada pimpinannya, maupun masyarakat di luar sana. Semoga kota ini makin sering dikunjungi," pesan Walikota. | Baca juga, PERTEMUAN WAREK I/WAKET I DI AMBON UNTUK PERBAIKI KINERJA


Ia lalu mengisahkan tentang Kota Ambon dan Maluku umumnya di puluhan tahun silam, ketika daerah ini dilanda konflik horisontal. Walikota mengaku, saat itu jarang sekali dijumpai orang luar berkunjung ke Kota Ambon. Ambon dan beberapa daerah di Maluku seperti kota mati. Seiring waktu, berbagai tahapan pembangunan yang memacu kesadaran masyarakat di daerah ini terus terbangun. Hasilnya, masyarakat dan pemerintah bisa keluar dari belenggu pasca terjadi konflik horisontal di tahun-tahun yang kelam sejak 1999 itu. Berkat dukungan serta kerjasama masyarakat dengan pemerintah, alhasil Kota Ambon mampu bangkit untuk keluar dari masalah yang berlangsung sekian tahun itu, dan kini, Kota Ambon mulai sejajar dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Menariknya, kisah Richard, Kota Ambon justru kini dinobatkan sebagai Kota Musik Dunia langsung dari Unesco. Itu artinya, kepercayaan masyarakat di luar Maluku tak saja di Indonesia, tapi di luar negeri semakin hari terus meningkat. Lewat kehadiran para pemangku kepentingan di PTKIN se-Indonesia ini, kiranya Kota Ambon secara umum, dan IAIN Ambon secara khusus dapat diceritakan kemajuannya. "Apabila bapak/ibu menjumpai kebaikan di negeri ini, maka sampaikan kepada masyarakat di luar sana. Namun, apabila menjumpai adanya hal-hal yang tidak wajar, maka cukup tinggalkan di kota ini, dan sampaikan untuk kami, agar dapat merubahnya," sahut Walikota ke para Warek/Waket I PTKIN se-Indonesia.

Sebelumnya, Wakil Rektor I IAIN Ambon, Dr. Mohdar Yanlua, mewakili Rektor IAIN Ambon melaporkan kegiatan tersebut kepada Walikota Ambon dan tamu undangan yang hadir. Mohdar mengakui, kegiatan ini diikuti oleh sebagian besar Warek/Waket I PTKIN se-Indonesia. Selain hadir mengikuti kegiatan, beberapa di antaranya juga berkeinginan untuk menyaksikan keindahan daerah, yang berjuluk manise ini. Sebagai penutup, Mohdar menyampaikan terimakasih kepada Walikota Ambon dan jajarannya yang sudah mensupport kegiatan ini sejak awal sampai penutupan. Acara penutupan dihadiri selain oleh pimpinan di lingkup IAIN Ambon, hadir juga Sekkot Ambon, AG Latuheru, para Kadis se-Pemkot Ambon. (***)

Dilihat: 136