Wakil Menag RI Kunjungi IAIN Ambon

IAIN AMBON, - Wakil Menteri Agama (Menag) RI, H. Zainut Tauhid Sa'adi, melakukan kunjungan kerja ke kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Jumat, 18 Juni 2021. Kunjungan Wakil Menag RI ke IAIN Ambon ini, menjadi bagian dari kunjungannya selama berada di Kota Ambon sejak, Kamis, 17 Juni 2021.

Dalam kunjungannya ke IAIN Ambon, Wakil Menag RI, H. Zainut Tauhid Sa'adi, memberikan pembinaan kepada ASN di lingkup IAIN Ambon yang diikuti oleh seluruh unsur pimpinan.

Rektor IAIN Ambon, Dr. Zainal Abidin Rahawarin, mengawali ucapan selamat datangnya kepada Wakil Menag RI menyatakan, sedianya kegiatan Pembinaan ASN di lingkup IAIN Ambon ini, diikuti seluruh ASN yang ada di kampus IAIN Ambon. Namun, karena Kota Ambon belum masuk zona aman wabah Covid-19, sehingga oleh Tim GTPP Covid 19 Pemkot Ambon, membatasi pertemuan ini yang cukup hanya diikuti oleh unsur pimpinan. Hal ini dilakukan untuk mematuhi instruksi pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran wabah Covid-19 di wilayah Kota Ambon dan Maluku umumnya.

Rektor berharap, Wakil Menag RI, H. Zainut Tauhid Sa'adi, dapat memberikan pembinaan kepada para pimpinan dan pegawai di lingkup IAIN Ambon, sehingga pengembangan pembangunan di lingkup IAIN Ambon dapat dilakukan secara profesional dan kualifaid sesuai visi dan misi Kemenag RI. Dalam kesempatan ini, Rektor juga meminta dukungan langsung dari Wakil Menag RI, untuk kiranya dapat melihat kondisi IAIN Ambon dan memberikan dukungan bantuannya ke depan. Hal pentingnya, dukungan untuk transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Ambon.

Selain itu, Rektor juga melaporkan kepada Wakil Menag RI, bahwa persyaratan akademik yang disertakan untuk menjadi UIN telah dipenuhi. Di mana, IAIN Ambon saat ini telah memiliki tiga Program Studi dengan nilai Akreditasi A. Sebaliknya untuk guru besar atau profesor, sudah terdapat lima orang.

Menanggapi permintaan Rektor IAIN Ambon, Wakil Menag RI, Zainut Tauhid Sa'adi, menegaskan dirinya sangat mendukung dan akan terus mendorong proses tersebut sampai menjadi UIN. "Ini tentunya, mudah-mudahan alih status ini bisa segera tercapai. Sebab, dengan alih status, IAIN Ambon akan memiliki ruang yang lebih luas, dalam rangka untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Dengan alih status, tentunya IAIN Ambon akan lebih bisa meningkatkan prestasinya, bukan hanya untuk kelompok tertentu, tapi dapat diikuti oleh semua masyarakat."

Dalam pertemuan bersama pimpinan IAIN Ambon, yang dipusatkan di Ruang Senat, Lt II Gedung Rektorat IAIN Ambon, Wakil Menag RI mengharapkan kepada civitas akademika dan seluruh ASN Kemenag di Maluku agar tetap menjaga dan meningkatkan protokol kesehatan. Sebab, wabah Covid-19 tidak mengenal kompromi dengan siapapun. Setiap orang, dapat kapanpun diserang oleh wabah Covid-19, bahkan sekalipun sudah mengikuti vaksin Covid-19.

Ia menjelaskan, dalam musibah Covid-19 ini, pasti ada hikmah baik dan buruknya. Maka, harus menghindari hikmah buruknya, dan mengambil hikmah baiknya. Sebab, di setiap kejadian atau musibah yang datang sebagai bentuk ujian, pasti memiliki manfaat kebaikan untuk manusia.

Wakil Menag menjelaskan, setidaknya ada enam program prioritas Kementerian Agama RI saat ini. Dari enam bagian itu, ada bagian yang harus diambil dan dikembangkan oleh PTKIN di Indonesia. Di antaranya, Program Moderasi Beragaman dan Digitalisasi Birokrasi. Moderasi beragama menjadi prasyarat dalam kehidupan yang serba majemik, toleran, tasamuk, dan mengedepankan sikap-sikap saling menghargai sebagai ciri masyarakat Indonesia. "Sedangkan Digitalisasi Birokrasi.

"Semua diharapkan kita beradaptasi dengan era digital dalam rangka memberikan pelayanan yang mudah kepada masyarakat. Yang ketiga, smart kampus. Bagaimana membangun kampus yang adaptif dan inovatif. Apalagi di tengah wabah Covid-19 saat ini. Kampus harus terus meningkatkan kreatifitas dan inovatifnya. Terakhir itu, meningkatkan religiusitas di Indonesia, yang menjadi bagian penting dari tugas perguruan tinggi, dan Maluku merupakan salah satu wilayah yang memiliki tingkat toleransi umat beragama sangat tinggi," akui Wakil Menag RI.

Ia berharap, IAIN Ambon sekiranya dapat mengambil dan mengembangkan bagian ini. "Dapat dimaksimalkan dalam progam pengembangan mutu di IAIN Ambon ke depan," tutup Wakil Menag RI.

Selain dihadiri Rektor dan seluruh unsur pimpinan di lingkup IAIN Ambon, pembinaan ASN oleh Wakil Menag RI ini, juga dihadiri oleh Rektor IAKN Ambon, Kakanwil Provinsi Maluku, Ketua MUI Maluku serta Ketua NU Maluku. (*)

IAIN AMBON KEMENAG RI Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa'adi Kunjungan Wakil Menag RI ke IAIN Ambon Pembinaan ASN oleh Wakil Kemenag RI

Dilihat: 249