Tim BPPW Maluku Presentasi Rencana Renovasi Bangunan IAIN Ambon

IAIN AMBON,- Tim yang dipimpin Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Maluku, Abdul Halil Kastella, mempresentasikan hasil akhir evaluasi rencana dan rancangan pembangunan renovasi empat gedung Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, yang ambruk akibat bencana alam tahun kemarin.

Presentasi yang dihadiri Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta, Wakil Rektor I Mohdar Yanlua, Wakil Rektor II Ismail DP, Kepala Biro AUAK, Marwan Rajak, Kabag Umum dan Humas, Hamirudin, Kabag Perencanaan dan Keuangan, Hafid Basta, Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Djumadi Djunaidi, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Ye Husen Assagaff, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Samad Umarella, beserta Ketua LP2M IAIN, Ismail DP, digelar di Lt II Gedung Studen Center, IAIN Ambon, Senin, (13/1/2020).

Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta mengawali sambutannya berharap, kiranya rencana pembangunan renovasi tiga vital di IAIN Ambon ini dapat segera direalisasikan di Tahun 2020 ini. Tentu, harapan besar Rektor agar dalam pembangunan ini pembiayaannya langsung bersumber dari Kementerian PUPR pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku, yang masuk dalam dana Inpres recoveri pembangunan Papua pasca konflik dan Maluku pasca bencana alam.

Ia menjelaskan, kerusakan empat bangunan vital di IAIN Ambon; Pusat Perpustakaan, Auditorium dan Laboratorium MIPA, terakhir mencakup Gedung Rektorat, pada bencana alam di daerah ini, tengah dikerjakan oleh Tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku, sejak beberapa bulan terakhir.

Di mana, prosesnya sudah masuk tahapan presentasi akhir Perencanaan Teknis Renovasi Rektorat dan Perencanaan Teknis Auditorium/Perpustakaan/Laboratorium, yang disampaikan di hadapan pimpinan IAIN Ambon kemarin. "Mereka sedang menangani proses rehabilitasi atau renovasi bangunan gedung Rektorat dan tiga lainnya, beserta pengamanan dinding penahan tanah di kawasan terdampak longsor dan gempa bumi. Sampai pada presentasi atau ekspose dari keempat gedung yang dalam hal perencanaan. Pelaksanaan renovasi gedung-gedung ini sudah ditangani dan dibiayai oleh Kementerian PUPR khususnya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku."

Untuk itu, Rektor berharap kiranya proses renovasi yang sedang dilakukan oleh Tim dari Kementerian PUPR, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku yang menggandeng PT Virama Karya ini dapat segera terealisasi pada Tahun 2020. Sebab, gedung-gedung itu merupakan bangunan vital yang mendukung aktifitas pendidikan dan kependidikan di IAIN Ambon. "Presentasi tadi, merupakan sebuah proses yang sudah ditangani pihak Balai, dan kita harapkan kalau sudah final. Seperti dijelaskan, anggarannya belum ada, sehingga harapan kita dana untuk pembangunan tiga gedung ini keluar dari dana tanggap darurat, melalui dana Inpres untuk penanganan pembangunan Papua pasca konflik dan Maluku pasca bencana alam.

Mudah-mudahan ada dukungan dari pemerintah untuk segera merecoveri kembali kondisi kampus ini pasca bencana. Tidak hanya di IAIN Ambon, tapi juga beberapa fasilitas umum lainnya seperti di Ambon, Maluku Tengah dan SBB, agar kiranya dapat segera mendapat perhatian dari pemerintah," pesan Rektor kepada wartawan usai pertemuan itu.

Sebelumnya, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku, Abdul Halil Kastella dalam pertemuan ini menjelaskan, proses-proses ini sudah dilakukan dan berharap, agar seluruh rangkaian kegiatan ke depan, termasuk tahapan usulan penganggarannya kepada pemerintah dapat berjalan lancar. Sehingga, target untuk bangunan ini dilaksanakan di Tahun 2020 segera teralisasi. Halil mengakui, program renovasi bangunan IAIN Ambon yang mengalami kerusakan sudah masuk dalam program kerja pihaknya. Tinggal selanjutnya mengawal proses ini sampai direalisasikan.

Pertemuan ini juga dirangkai dengan presentasi hasil penelitian terhadap kontur tanah, kondisi bangunan serta lahan terdampak bencana di IAIN Ambon untuk digunakan, termasuk presentasi tiga gambar gedung yang akan ditangani oleh PT Virama Karya, bersama Bina Karya Kementerian PUPR.(***)

kementerian agama IAIN AMBON KEMENTERIAN PUPR Waskita Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah

Dilihat: 81