Setelah Ikut Training, Peserta Makin Mahir Menggunakan Aplikasi

Para pegawai administrasi yang diutus oleh masing-masing unit di lingkup Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon untuk mengikuti Sosialisasi dan Pelatihan Sistem Informasi Akademik (Siakadcloud) mulai mahir dalam menggunakan aplikasi yang digunakan. Adapun aplikasi yang digunakan dalam training, Sistem Informasi Akademik (Siakadcloud). Di dalam aplikasi ini, terdapat fitur aplikasi Sistem Informasi Akademik (berupa data-data mahasiswa, mulai dari KRS, KHS, mata kuliah, jadwal kuliah, absensi online, penilaian, skripsi, yudisium), Sistem Informasi Kepegawaian, Sistem Informasi Keuangan, serta Sistem Informasi Penjaminan Mutu, Sistem Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.
Para peserta yang ikut pelatihan ini, dilatih untuk memahami alur dan menginput setiap data yang dibutuhkan. Misalnya, untuk data kemahasiswaan, peserta diminta menyiapkan data kurikulum, berupa; mata kuliah, dosen pengampuh mata kuliah, jadwal kuliah, kelas perkuliahan, maupun dosen pembimbing akademik. Para peserta dan fasilitator melakukan sharing pendapat untuk penguatan kapasitas kemampuan peserta dalam pelatihan. Dari pelatihan yang dilakukan sejak tanggal 26-27 September 2018, sebagian besar peserta telah memahami pemanfaatan dan penggunaan aplikasi sistem informasi akademik.
Berikut adalah hasil testimoni peserta Sosialisasi dan Pelatihan Sistem Informasi Akademik (Siakadcloud) IAIN Ambon, sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan.
Peserta memiliki beragam pendapat sebelum mengikuti kegiatan. Rata-rata mengakui bahwa, mereka belum sepenuhnya memahami cara-cara menggunakan aplikasi secara baik. Dan, setelah mengikuti kegiatan, mereka lebih memahami apa yang harus dilakukan sebagai seorang operator dalam memproses informasi akademik. Selain itu, lewat kegiatan ini juga muncul berbagai masalah yang dibahas secara bersama. Beberapa masalah yang harus diselesaikan terkait dengan realisasi sistem informasi akademik ini, seperti, ketersediaannya Kode Mata Kuliah, data Mata Kuliah yang diprogramkan, sampai pada tingkat memberikan pemahaman secara umum kepada para dosen, pegawai dan pimpinan tentang pentingnya sistem ini.

Secara umum, setelah mengikuti kegiatan, peserta mengakui banyak mengalami perubahan dalam memahami sistem yang digunakan. Beberapa diantaranya mengakui sebagai hal baru yang ditemukan sebagai petugas operator.
Sementara untuk meningkatkan realisasi sistem informasi akademik di IAIN Ambon, para peserta mengharapkan adanya kesiapan sarana dan prasarana pendukung program ini. Sosialisasi secara rutin, menurut peserta, patut dilakukan baik kepada tenaga administrator, pegawai, dosen maupun mahasiswa. Para pimpinan, perlu juga memahami aktifitas operator di masing-masing unit, dengan terus memberikan support terhadap hal-hal yang dibutuhkan. Agar program ini terlaksana dengan baik di semua unit, maka perlu dukungan dari semua pihak, baik dalam bentuk kesiapan dokumen data diri mahasiswa, dosen, maupun pegawai. Untuk dosen misalnya, harus memiliki NIDN yang terintegrasi dengan aplikasi. Kemudian untuk mahasiswa, harus disiapkan seluruh kebutuhan administrasinya, mulai dari awal mahasiswa kuliah hingga akhir studi. Apabila semua hal ini sudah tersedia, dan telah tersedia tenaga-tenaga yang handal dan profesional, maka harapan untuk realisasi sistem informasi akademik di IAIN Ambon dapat berjalan.(***)

Dilihat: 298