Panitia Serahkan Berkas Balon Rektor IAIN Ambon yang Lolos Administrasi ke Pimpinan

IAIN AMBON,- Panitia Penjaringan Bakal Calon (Balon) Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon periode 2020-2024 secara resmi menetapkan dan mengumumkan nama-nama yang lolos seleksi administrasi sebagai Balon Rektor IAIN Ambon, Rabu, 3 Juni 2020.

Penetapan hasil seleksi tersebut, selanjutnya diserahkan langsung oleh panitia kepada Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta, M.Ag, di ruang kerjanya, yang disaksikan pimpinan lain. Demikian disampaikan Ketua Panitia Penjaringan Balon Rektor IAIN Ambon periode 2020-2024, Dr. Husin Wattimena, M.Si.

Menurut Husin, dari tujuh pendaftar, semuanya memenuhi persyaratan administrasi sebagaimana diamanatkan dalam PMA. Tujuh pendaftar yang lolos pemberkasan itu; Dr. Zainal Abidin Rahawarin, M.Si., Dr. Muh. Yamin Rumra, M.Si., Prof. Dr. Idrus Sere, M.Pd.I., Dr. Eka Dahlan Uar, M.Si., Samad Umarella, M.Pd., Dr. H. Rajab, M.Ag., dan Prof. Dr. H. Abd. Khalik Latuconsina, M.Si.

Pengumuman penetapan tujuh Balon Rektor IAIN Ambon disampaikan dalam surat panitia Nomor. 05/In.09/P-PBCR/06/2020 tertanggal 3 Juni 2020, yang diteken langsung oleh Ketua Panitia Dr. Husin Wattimena dan Ahmad Syaikhu.

Husin menyebutkan, setelah penyerahan berkas-berkas administrasi Balon Rektor IAIN Ambon periode 2020-2024 kepada pimpinan IAIN Ambon, maka tugas-tugas dari panitia sudah selesai. "Kecuali kami diminta bantu untuk administrasi atau bantuan lainnya. Untuk tugas kami, cukup sampai pada tahapan seleksi berkas tersebut."

Kata Husin, selanjutnya berkas tersebut menjadi urusan pimpinan IAIN Ambon, yang akan dibawakan ke Senat untuk dibahas dan dilanjutkan ke Pusat guna diproses. Sebab, tahapan yang dilakukan di IAIN Ambon cukup sampai pada tingkat menyeleksi bakal calon.

Untuk calon dan penetapan Rektor devinitif, menjadi urusan pemerintah pusat, dalam hal ini Menteri Agama RI di Jakarta, sesuai Peraturan Menteri Agama RI Nomor 68 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor dan Ketua pada Perguruan Tinggi Keagamaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah, dan Keputusan Direktur Jenderal Nomor 7293 Tahun 2015 Tentang Pedoman Penjaringan, Pemberian Pertimbangan dan Penyeleksian Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri pada Kementerian Agama.

Ditanya soal masa jabatan Rektor saat ini, Husin menjelaskan, sesuai dengan tugas yang mereka emban, jabatan kepemimpinan IAIN Ambon berakhir pada bulan Agustus 2020 mendatang. Untuk itu, Husin berharap agar kiranya proses penetapan Rektor devinitif dapat disesuaikan dengan masa jabatan rektor saat ini, agar ke depan tidak terjadi kekosongan dalam masa kepemimpinan. (*)

IAIN AMBON BALON REKTOR IAIN AMBON CALON REKTOR IAIN AMBON REKTOR IAIN AMBON PILREK IAIN AMBON

Dilihat: 198