IAIN Ambon Wisudakan 462 Sarjana dan 38 Magister

IAINAMBON.AC.ID, AMBON, -- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon mewisudakan sebanyak 424 sarjana dan 38 magister dalam acara Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan XXIV dan Magister Angkatan XV Periode I Tahun 2022, yang digelar di Auditorium IAIN Ambon, Rabu, 31 Agustus 2022.

Dari jumlah tersebut terinci; Pascasarjana 38 orang, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam 202 orang, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah 40 orang serta, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan sebanyak 182 orang.

Rektor IAIN Ambon, Dr. Zainal Abidin, M.Si dalam Laporan Akademiknya menyebutkan, wisuda yang berlangsung kemarin memiliki makna tersendiri setelah beberapa tahun Indonesia, termasuk Maluku dilanda wabah Covid-19. Selain itu, di momentum bahagia ini, IAIN Ambon kedatangan tamu istimewa dari anak-anak di suku terdalam, yang ingin melanjutkan studinya di IAIN Ambon.

Menurut Rektor, pelaksanaan wisuda ini sebagai bukti bahwa IAIN Ambon terus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat sebagai perguruan tinggi, untuk terus eksis dan berkarya mendidik generasi bangsa di Maluku dan Indonesia pada umumnya.

Banyak kemajuan yang kian ditorehkan di kampus hijau itu. Bidang akademik misalnya. Kini, IAIN Ambon telah memiliki lima Program Studi pada Pascasarjana atau Program S2. Hal ini memberikan ruang kepada setiap alumni S1, tidak hanya dari IAIN Ambon, tapi dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia, untuk dapat melanjutkan jenjang pendidikan S2 di IAIN Ambon. Lima Program Studi Magister tersebut; Pendidikan Agama Islam, Hukum Keluarga Islam, Tadris Matematika, Sosiologi Agama dan Hukum Pidana Islam. Untuk tiga Prodi terakhir, merupakan Prodi S2 yang baru dilaksanakan di IAIN Ambon.

Hal terbaru lainnya lanjut Rektor, bahwa pada era kepemimpinannya ini, juga telah diusulkan pembentukan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), yang proses asesmennya telah selesai, dan hanya menunggu SK izin operasional. Dari itu juga, telah dibuka Program Studi Akuntasi Syariah, dengan izin operasional dari Diktis Kementerian Agama RI. Hal ini kemudian diperkuat dengan kehadiran sembilan dosen yang baru menyelesaikan gelar doktornya pada periode 2021-2022. Berkenaan dengan hal dimaksud, maka di kepemimpinannya ini pula, diharapkan IAIN Ambon akan memiliki sebanyak 10 guru besar untuk memperkuat proses peningkatan mutu ilmu pengetahuan pada kampus Islam Negeri satu-satunya di Maluku ini.

Zainal berharap, terobasan baru ini, dapat melancarkan proses percepatan transformasi IAIN Ambon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon (UIN AMSA) dalam waktu yang tidak lama lagi.

Selain memiliki fasilitas kampus yang memadai, seperti gedung Auditorium, Training Center, Student Center, Pusat Perpustakaan, Laboratorium Hukum dan Falaq, Laboratorium Komunikasi Massa (Televisi, Radio dan Majalah), Laboratorium MIPA, Gedung Asrama Putra dan Putri, hingga Pusat Kajian Musik Islam (PKMI) satu-satunya di Indonesia, saat ini, juga tengah dirancang pembangunan talud sepanjang sungai yang melintasi kampus IAIN Ambon, yang direncanakan akan menghabiskan anggaran hingga Rp10 miliar.

Kata Rektor, pihaknya terus bekerja keras untuk menyiapkan semua perangkat pendukung aktifitas belajar-mengajar, guna memberikan kenyamanan kepada para mahasiswa selama menempuh pendidikan di kampus hijau tersebut.

Kesempatan ini, Rektor juga melaporkan aktifitas penerimaan mahasiswa baru di IAIN Ambon yang dua tahun terakhir mulai mengalami peningkatan jumlah. Untuk tahun ini, meningkat menjadi 1.104 orang. Menariknya, dari jumlah tersebut, akui Rektor, terdapat 15 mahasiswa baru yang berasal dari Negeri Adat Huaulu, suku terdalam di Kaki Gunung Binaiya, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah.

"Mereka akan mendapatkan beasiswa penuh untuk belajar di IAIN Ambon. Perlu kami laporkan, Negeri Huaulu adalah sebuah desa tradisional yang selama ini masih sangat kuat dalam menjaga tradisi dan budayanya. Pada umumnya, mereka masih menganut agama kepercayaan nenek moyang (animisme) dan masih terbelakang dalam hal pendidikan. 15 orang ini, menjadi putra-putri pertama dari Huaulu yang akan kuliah di IAIN Ambon. Kehadiran IAIN Ambon di Huaulu sebagai bentuk kepeduliaan kita semua kepada saudara-saudara kita yang selama ini tidak tersentuh pendidikan tinggi," kesan Rektor, yang telah langsung menginjakkan kakinya di negeri tersebut beberapa waktu lalu.

Para alumni yang telah diwisudakan, pesan Rektor, dapat menjadi sumber kebahagiaan di tengah keluarga dan masyarakat, bukan sumber malapetaka. Pengetahuan dan pengalaman yang telah digali dari IAIN Ambon, dapat diaplikasikan di tengah masyarakat untuk membantu pemerintah dalam membangun Maluku aman, damai dan sejahtera.

Terhadap terobasan IAIN Ambon ini, kata Rektor, terus mendapatkan dukungan dari Gubernur Maluku, Murad Ismail. Salah satunya, bahwa Gubernur akan membantu biaya pendidikan anak-anak tersebut untuk kuliah di IAIN Ambon. Hal ini, lanjut Rektor, selain menjadi contoh bagi para bupati dan walikota di Maluku, juga menjadi inspirasi kepada pemerintah pusat dan Presiden, bahwa selama 77 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, masih banyak rakyat Indonesia di pedalaman yang tidak mendapatkan hak-haknya di perguruan tinggi, karena selain mengalami keterbatasan ekonomi, juga masih terbelakang.

Sementara Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Penjabat Sekda Maluku, Sadali IE, mengakui, Gubernur Maluku merespon cepat peralihan status IAIN Ambon menjadi UIN AMSA. Olehnya itu, Gubernur terus memberikan dukungan kepada IAIN Ambon di semua aspek, termasuk dengan bantuan biaya pendidikan kepada para mahasiswa, yang dimaksudkan Rektor.

Ia berharap, IAIN Ambon terus mendukung pembangunan pendidikan tinggi di Maluku untuk mengangkat derajat sumber daya manusia di negeri para raja ini. Untuk para alumni, kiranya ilmu dan skill mereka dapat berguna untuk menggali potensi sumber daya alam di Maluku, dan menjadikan ekonomi masyarakat lebih baik di masa mendatang. "Saya tentu mengharapkan agar semua wisudawan pada hari ini dapat mengambil bagian dalam proses pembangunan yang ada sesuai bidang keilmuan dan potensi yang dimiliki. Bagi mahasiswa dari bidang ilmu keguruan, jadilah guru terbaik yang bersedia mengabdi dimana saja," pesan Gubernur dibacakan Sadali IE. (*)

Reporter : Yusuf Samanery

Fotografer : Husen Samallo

IAIN AMBON WISUDA wisuda periode i tahun 2022

Dilihat: 227