IAIN Ambon Wisudakan 392 Sarjana

IAIN AMBON, - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana Angkatan XXI dan Magister Angkatan XII Tahun 2020, yang berlangsung di Lt III Aula Gedung Rektorat IAIN Ambon, Selasa, 29 Desember 2020.

Wisuda sarjana di awal kepemimpinan Rektor IAIN Ambon, Dr. Zainal A. Rahawarin, M.Si ini berlangsung secara khidmat. Meski tak dihadiri langsung oleh orang tua wisudawan ke dalam ruang wisuda seperti biasanya, dalam rangka meningatkan protokol kesehatan untuk pencegahan wabah Covid-19, namun wisuda tetap berjalan lancar hingga selesai selama kurang lebih tiga jam.

Rektor IAIN Ambon, Dr. Zainal A. Rahawarin, M.Si mengawali sambutannya mengisahkan sejarah panjang perjalanan pembentukan IAIN Ambon, mulai dari fase Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri, hingga IAIN Ambon saat ini, dan selanjutnya kini disiapkan untuk menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Rijali Ambon.

Menurut Rektor, wisuda merupakan acara puncak dan proses akhir dari suatu siklus pendidikan di perguruan tinggi yang penuh dinamika dan tantangan. "Hal ini menunjukkan bahwa selama 14 (empat betas) tahun terakhir, IAIN Ambon sebagai perguruan tinggi Islam kebanggaan rakyat Maluku, tidak berhenti berkarya dan selalu menyelenggarakan proses pendidikan dan mencetak Sumber Daya Manusia di berbagai bidang keilmuan yang siap untuk diterjunkan membangun umat, bangsa dan negara. Maka Upacara wisuda pada hari ini, hendaknya tidak dijadikan semata-mata sebagai acara rutin yang bersifat seremonial. Tetapi lebih dari itu, harus disikapi secara arif dan bijaksana sebagai momentum untuk melakukan refleksi kritis terhadap seluruh proses managerial penyelenggaraan pendidikan yang telah kita capai, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan penilaian atas hasil-hasil yang telah dicapai oleh IAIN Ambon."

Rektor kemudian menyampaikan beberapa hal penting terkait perkembangan IAIN Ambon ke depan yang bersamaan dengan pelaksanan wisuda kemarin.

Menurut Rektor, wisuda periode ke-II Tahun 2020 ini dengan peserta sebanyak 392 orang. Terdiri dari Program Pascasarjana 21 orang, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah 46 orang, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam 140 orang, serta Fakultas Tarbiyah dan llmu Keguruan 185 orang.

"Mereka akan terus menambah jumlah alumni IAIN Ambon di masyarakat. Kita bersyukur bahwa meskipun dalam suasana pandemi Covid-19, tetapi antusiasme mahaasiswa IAIN Ambon untuk menyelesaikan studinya tetap tinggi. Saya juga ingin menegaskan bahwa wisuda yang kita lakukan tahun ini tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Setiap peserta yang masuk ke gedung dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan thermometer scanner, mensterilkan tangan dengan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, wajib menggunakan masker, dan tetap menjaga jarak (social distancing)."

Dari aspek akademik, menurut Rektor, IAIN Ambon saat ini terus melakukan proses peningkatan mutu akademik secara konsisten dan berkelanjutan. "Terkait dengan itu, proses reakreditasi semua program studi di lingkungan IAIN Ambon terus dilakukan. Dari 21 Prodi di lingkungan IAIN Ambon, semuanya telah terakreditasi dengan peringkat yang terus meningkat. Alhamdulilllah, tepat di akhir Tahun 2020, kita mendapatkan kabar gembira dengan peningkatan Akreditasi Prodi Perbandingan Mazhab dan Hukum yang berhasil meraih nilai akreditasi sempurma atau "A". Sementara itu ada 11 Prodi telah meraih akreditasi "B," sedangkan 9 Prodi lainnya masih dalam proses reakreditasi dan akreditasi."

Untuk Prodi yang nilainya masih C, akan terus didorong peningkatkannya sehingga ke depan harus mendapatkan nilai yang maksimal dengan target akreditasi A, agar dapat mendongkrak akreditasi institut ke depan dengan capaian nilai A pula. "Sebagai Rektor IAIN Ambon, saya ingin menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika IAIN Ambon, khususnya Wakil Rektor I Bidang Akademik dan seluruh anggota tim dari Lembaga Penjaminan Mutu, pimpinan Fakultas dan jajarannya serta tentu saja Ketua dan Sekretaris Jurusan beserta tim yang telah bekerja extra keras untuk meraih hasil akreditasi terbaik."

Terkait sistem pembelajaran di tengah peningkatan prokes, Rektor menjelaskan, proses kuliah tetap berlangsung secara online. "Itulah sebabnya meskipun dalam suasana Pandemi Covid-19, proses perkuliahan terus berjalan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan. Terutama dilakukan secara Daring dengan memanfaatkan fasilitas internet yang kita miliki. Kita juga terus meningkatkan kualitas tenaga dosen dan tenaga pendidikan di lingkungan IAIN Ambon dengan program studi lanjut ke jenjang S2 dan S3."

Hal menarik lainnya dari sambutan Rektor, bahwa IAIN Ambon terus memiliki dosen dengan gelar doktor yang kian bertambah. Bahkan, di akhir tahun ini saja, setidaknya terdapat tambahan satu orang guru besar, dan doktor baru di bidang ilmunya masing-masing.

Mengakhiri sambutannya, Rektor mengajak para wisudawan/wisudawati untuk memperkuat tekad dan semangat juang, untuk terus berbuat sesuatu yang terbaik dan bermakna bagi kemajuan umat bangsa dan negara. "Jadikanlah pengetahuan yang telah saudara raih di IAIN Ambon sebagai wasilah untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, bekerja dengan giat dan terus berprestasi, membantu masyarakat dimana saja saudara berada. Jagalah selalu nama baik almamater IAIN Ambon, dengan senantiasa ber-ahlakul karimah dan selalu menghiasi diri dengan sifat-sifat terpuji seorang cendekiawan Muslim. Jadikanlah diri anda sebagai solusi dalam setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat, bukan sebaliknya menambah beban dan masalah dalam masyarakat," pesan Rektor.

Sementara Sekda Maluku, Kasul Selang ketika membacakan sambutan Gubernur Maluku Murad Ismail, berharap, IAIN Ambon dapat terus menghasilkan sumber daya manusia unggul, yang sesuai dengan ketersediaan lapangan kerja, dan mampu mengeksplorasi, serta mengeksploitasi potensi sumber daya alam, yang tersedia di daerah ini, demi kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat. "Saat ini kita sedang dihadapkan pada perubahan yang signifikan, sehingga menyebabkan terjadinya pergeseran-pergeseran dalam konteks kehidupan global. IAIN Ambon dituntut untuk harus lebih mampu memacu diri, dalam meningkatkan kualitas mutunya, yaitu kualitas mutu tata kelola kelembagaan dan pendidikannya, serta kualitas mutu pelayanan publiknya, agar mampu beradaptasi dengan kemajuan Revolusi Industri 4.0."

Untuk para lulusan IAIN Ambon, pesan Gubernur. "Kami harap pengetahuan yang dimiliki tidak hanya sebatas teoritis, tetapi kalian harus juga menunjukan kualitas, dan kapabilitas, baik itu menyangkut hard skill (kemampuan), maupun soft skill (ketrampilan), demi pengembangan dan kesejahteraan masyarakat di Maluku. Bagi para sarjana yang lahir dari almamater IAIN Ambon, agar jangan pernah kehilangan "asa". Kalian sudah disiapkan dengan sejumlah kompetensi untuk didedikasi-kan. Ingat, sekecil apapun ilmu pengetahuan dan keterampilan yang kalian miliki, jika kalian mau terus belajar, serta terus ber-transformasi, pasti kalian akan menjadi sejarah, dalam perjalanan bangsa ini," pesan Gubernur mengingatkan. ((*)

IAIN AMBON WISUDA

Dilihat: 872