Dr. Marwan Razak Jabat Kepala Biro AUAK IAIN Ambon

Kepala Biro (Kabiro) Administrasi Umum Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon yang dijabat oleh Dr. Basman, M.Ag, secara resmi diroling dengan Kabiro AUAK IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Drs.H. Marwan Razak,M.Pd.I. Selanjutnya, Dr. Basman, M.Ag, mengisi posisi Marwah sebagai Kabiro AUAK IAIN Sultan Amai Gorontalo. Proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, di ruang GOR Kantor Kemenag RI, Jalan Lapangan Banteng Barat, No 3-4 Jakarta Pusat, Selasa, (2/7/2019).
Pergantian jabatan ini disampaikan langsung oleh Dr. Basman via ponselnya kemarin, sesaat setelah dirinya dilantik oleh Menteri Agama RI. Di mana, pelantikan dilakukan langsung oleh Menteri Agama RI, bersamaan dengan sepuluh Kepala Biro PKTIN lainnya. Pelantikan dihadiri unsur pimpinan Kemenag RI, termasuk Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan dan Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury, sekaligus Plt Irjen Kemenag. Pelantikan ini juga dihadiri pejabat eselon I dan II Kementerian Agama, di antaranya Kepala BPJPH, Dirjen PHU, Dirjen Bimas Islam, Dirjen Bimas Buddha, Dirjen Bimas Hindu serta para Kepala Biro Setjen Kemenag.
Menag RI, Lukman Hakim Saifuddin, dalam arahannya kepada pejabat eselon dua yang dilantik mengatakan, keputusan mutasi rotasi dan promosi dalam organisasi PTKN merupakan bagian yang tidak dipisahkan dari manjemen ASN. Upaya ini, lanjut Menag, dalam rangka mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan sumber daya organisasi agar berjalan dengan kualitas kinerja yang baik dan dinamis. "Setiap aparatur negara yang diangkat atau dipindahtugaskan guna memangku jabatan tertentu harus memiliki semangat untuk berprestaai di mana pun ditugaskan, serta menjauhi perasaan merasa disingkirkan," kata Menag.

Menurut Menag, semua tugas dan jabatan apa pun penting dan dibutuhkan dalam mengerakan roda dan dinamika organisasi, terlebih lagi PTKN tempat lahirnya para sarjana dan pemimpin masa depan. "Hadirkanlah kemajuan dalam tata Kelola PTKN yang semakin berkualitas dan memiliki keunggulan manajemen. Bangun sinergi dan kerjasama yang solid dengan sebagai team work dengan rektor dan civitas akademika lainnya," kata Menag.
Menag menambahkan, pembangunan infrastruktur fisik di hampir semua kampus PTKN harus didukung dengan reformasi pelayanan administrasi, akademik dan kemahasiswaan. Bangunan gedung kampus semegah dan sebagus apapun, kata Menag, akan mubazir dan tidak ada artinya jika tata kelola organisasi dan pelayanan perguruan tinggi berkualitas rendah. "Para kepala biro saya minta dengan serius mencurahkan perhatian, pikiran, waktu dan tenaga untuk melakukan inovasi tata Kelola perguruan tinggi yang terus dilakukan sehingga perbaikan yang memerlukan pembaruan senantiasa terus dikembangkan," sambung Menag.
Basman yang digantikan mengaku berat meninggalkan IAIN Ambon di saat kampus ini sedang dihadapkan dengan berbagai persoalan, termasuk adanya bencana di kampus tersebut. "Saya sebenarnya berat meninggalkan IAIN Ambon di saat sedang ada masalah seperti ini. Tapi, apa boleh buat. Ini merupakan kebijakan pimpinan yang harus kita patuhi sebagai bawahan dan ASN." Basman meyakinkan, bahwa Kabiro AUAK IAIN Ambon yang baru menggantikan dirinya juga memiliki pengalaman dan kemampuan untuk mengatur kampus IAIN Ambon menjadi lebih baik ke depan. Untuk itu, ia berharap agar kiranya seluruh pimpinan dan pegawai di lingkup IAIN Ambon dapat sejalan dengannya, untuk sama-sama membenahi semua hal yang masih kurang. Basman optimis, di tangan Kabiro yang baru ini, akan lahir perubahan yang lebih baik di masa mendatang. "Tentu, untuk membenahi apa yang sedang dialami IAIN Ambon saat ini tidak mudah. Kondisinya sangat berat. Apalagi kalau para pejabat tidak serius menangani hal-hal tersebut. Saya kira semua komponen harus betul-betul serius menghadapi masalah yang ada. Tidak boleh dianggap remeh. Semua civitas mulai dari pimpinan, para kabag, dosen, pegawai, hingga mahasiswa, semua harus betul-betul serius untuk menangani masalah yang ada di IAIN Ambon. Saya kira, putra-putra daerah harus jauh lebih gesit mestinya, karena kemajuan IAIN Ambon itu untuk anak cucu kita ke depan," pesan Basman.
Berikut, sebelas pejabat yang roling jabatan di lingkup Kemenag RI, H Saifi sebagai Kepala Biro AUAK pada IAIN Samarinda, H Amal Fatullah sebagai Kepala Biro AUPK pada UIN Banjarmasin, Abdul Rahman sebagai Kepala Biro AUAK IAIN Palangkaraya, Ida Bagus Gede Sumbawa sebagai Kepala Biro AUAK IAHN Tampung Penyang Palangkaraya, Basman sebagai Kepala Biro AUAK IAIN Sultan Amai Gorontalo, Marwan Razak sebagai Kepala Biro AUAK IAIN Ambon, Ibnu Saadan sebagai Kepala Biro AUPK UIN Ar Raniry Banda Aceh, Junaidi sebagai Kepala Biro AAKK UIN Ar Raniry Banda Aceh, Jakfar Yacob sebagai Kepala Biro AUAK IAIN Malikussaleh Lhokseumawe, Wardija sebagai Kepala Biro AUAK IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa serta H.A Munir sebagai Kepala Biro AAKK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.(***)

Dilihat: 117