Rektor IAKN Ambon dan Staf Soan Ke IAIN Ambon

Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Dr. Agustina Ch. Kakiay, M. Si., beserta seluruh pimpinan di lingkup IAKN Ambon, melakukan kunjungan ke kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Kamis, (28/2/2019).
Kunjungan Rektor IAKN Ambon bersama seluruh pimpinannya disambut langsung oleh Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta, M.Ag., beserta pimpinan di lingkup IAIN Ambon, yang digelar dalam pertemuan di Ruang Senat, Lt II Gedung Rektorat IAIN Ambon.

Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta, M.Ag, usai pertemuan ini menjelaskan, kedatangan Rektor IAKN Ambon beserta seluruh pimpinan di kampus itu, dalam rangka sharing informasi tentang program dan pola pembangunan di IAIN Ambon, termasuk tata administrasi. "Seperti kita ketahui, bahwa IAKN Ambon baru saja bertranspormasi dari STAKPN. Sebab itu, banyak hal yang sedang mereka benahi, sehingga mereka datang ke IAIN Ambon untuk sharing informasi tentang apa yang dapat dilakukan, termasuk soal penataan birokrasi dan administrasi." Sebut Rektor IAIN Ambon, kunjungan Rektor IAKN Ambon beserta seluruh stafnya, dalam rangka studi orientasi tentang bagaimana mekanisme tata kelola administrasi, bagian akademik, keuangan hingga kebijakan tentang tata persuratan baik di internat maupun eksternal. Sharing informasi lainnya tentang pengembangan bidang kemahasiswaan, yang menurut Rektor IAIN Ambon, di IAKN masih sangat minim. Berbeda dengan IAIN Ambon, unit kemahasiswaannya sangat lengkap. Mulai dari pecinta alam, pramuka, resimen, palang merah, lembaga pers mahasiswa, hingga lembaga dakwah kampus. Rata-rata, prestasi para mahasiswa di bidang UKM, bahkan telah mencapai rating internasional. "Terima kasih atas kunjungan ibu Rektor IAKN Ambon beserta stafnya ke IAIN Ambon. IAIN Ambon dengan IAKN Ambon itu saudara kandung dari Kementerian Agama. Kerjasama kedua kampus ini akan terus terbangun, untuk bagaimana mengawal paradigma pembangunan masyarakat di Maluku dalam konteks pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan keagamaan. Selain itu, untuk membangun peradaban dan perdamaian sejati masyarakat baik dalam konteks lokal, nasional hingga internasional," singkat Rektor IAIN Ambon.

Sementara itu, Rektor IAKN Ambon, Dr. Agustina Ch. Kakiay, M. Si, kepada wartawan mengakui, IAKN Ambon merupakan saudara kandung dari IAIN Ambon, yang dalam budaya orang Maluku, disebut sebagai kampus 'Gandong', karena satu rahim dari Kementerian Agama RI. Kunjungan tersebut, menurut Rektor IAKN Ambon, selain untuk memperkuat hubungan gandong tersebut, juga untuk mensharing informasi tentang pola pengembangan tata kelola administrasi dan akademik di level institut. Sebab, IAKN Ambon baru saja beralih status dari STAKPN, yang tentu, masih membutuhkan banyak perbaikan terutama di bidang Ortaker. "Pertemuan ini sekaligus untuk mematangkan rencana kegiatan ritual Gandong antara IAIN Ambon dengan IAKN Ambon. Sebab, kedua kampus ini sama-sama dari satu rahim, yakni Kementerian Agama RI. Kita sharing apa saja yang belum dilakukan di IAKN, baik itu soal administrasi maupun perkualiahan, termasuk juga soal kegiatan-kegiatan kemahasiswan," singkat Rektor yang berhasil mentransformasikan STAKPN ke IAKN Ambon.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Biro AUAK IAIN Ambon, Dr Basman, M.Ag, dan Kabiro AUAK IAKN Ambon, Drs. Urbanus Rahangmetang, M.Th.
Menurut Kabiro AUAK IAIN Ambon, semua aturan yang berlaku di IAIN Ambon, merupakan pengejawantahan dari aturan tertinggi yang ada di Kementerian Agama. Di mana, aturan yang sudah dibuat oleh Kementerian Agama, baru kemudian diterapkan oleh seluruh PTKN, termasuk IAIN Ambon. Mulai dari tata persuratan, hingga kebijakan anggaran. Kecuali, kata Basman, surat-surat internal yang khusus dibuatkan di kampus ini.

Sementara Kepala Biro AUAK IAKN Ambon, Drs. Urbanus Rahangmetang, M.Th, kepada wartawan mengakui, dari hasil pertemuan tersebut, selanjutnya akan dievaluasi dan dibuatkan dalam maket program, yang mana dapat dilakukan di IAKN Ambon dari yang sudah didiskusikan dengan IAIN Ambon. "Lewat pertemuan ini, ada hal-hal yang belum kami lakukan di IAKN, akan kami evaluasi untuk bagaimana diprogramkan. Misalnya, penerapan administrasi secara online dengan aplikasi siakad. Pendaftaran mahasiswa baru online, pembayaran SPP, maupun pengurusan KRS dan KSH secara online oleh mahasiswa, yang kini sudah diterapkan di IAIN Ambon. Hasil-hasil diskusi tadi sudah kami rekam, dan selanjutnya akan kami evaluasi untuk diprogramkan, sehingga ke depan kita terus sama-sama bersinergi dalam bidang pembangunan pendidikan di Maluku," singkat dia. 

Silaturahmi antara IAKN Ambon dengan IAIN Ambon ini dihadiri oleh, Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta, M.Ag, Rektor IAKN Ambon, Dr. Agustina Ch. Kakiay, Kepala Biro AUAK IAIN Ambon, Dr. Basman, Kepala Biro AUAK IAKN Ambon, Drs. Urbanus Rahangmetang, M.Th, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan IAIN Ambon, Dr. Abdullah Latuapo, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Ambon, Dr. A. Mujaddid Naya, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Ambon, Dr. Samad Umarella, Kabag Akademik dan Kemahasiswaan, Muslim, S.Ag., M. Pd, Kabag Kepegawaian dan Ortaker IAIN Ambon, Dra. Aisa Umarella, Kabag Perencanaan dan Keuangan IAIN Ambon, Hafis Bahta, M.Th.I., dan para Dekan, Kabag dan Kasubag di lingkup IAKN Ambon. (***)

Dilihat: 142