IAIN Ambon Terima Penghargaan Pendaftar SPAN-PTKIN Tertinggi

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon mendapatkan penghargaan sebagai Institut Agama Islam Negeri dengan persentase kenaikan jumlah pendaftar tertinggi mahasiswa jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional-Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (SPAN-PTKIN) Tahun 2018 dari seluruh IAIN se-Indonesia.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam acara Peluncuran Program Penerimaan Mahasiswa Baru jalur SPAN-UM PTKIN di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu, (23/1/2019). Di mana, tingkat persentasenya mencapai angka 103 persen dibanding Tahun 2017.
Sementara tingkat Universitas Islam Negeri (UIN) diraih oleh UIN Sulthan Thaha Saifuddin, Jambi, dengan total persentase 94,22 persen, dan STAIN diraih oleh STAIN Sorong dengan persentase sebesar 57,74 persen.
Selain pemberian penghargaan kepada UIN/IAIN/STAIN sebagai pendaftar tertinggi jalur SPAN-PTKIN Tahun 2018, penghargaan juga diberikan kepada pendaftar tertinggi jalur UM-PTKIN UIN/IAIN/STAIN/Madrasah/Pondok Pesantren/Sekolah Tahun 2018, yang masing-masing diraih oleh UIN Sultan Kasim Riau, IAIN Kendari, STAIN Majene.
Sementara untuk Kantor Wilayah Kemenag Provinsi dalam kategori persentase jumlah madrasah dan pondok pesantren tertinggi jalur SPAN-PTKIN 2018 diraih oleh Kanwil Kemenag Gorontalo, untuk Kanwil Kemenag Provinsi dalam kategori persentase jumlah madrasah dan pondok pesantren tertinggi jalur UM-PTKIN 2018 diraih oleh Kanwil Kemenag DKI Jakarta. Untuk Madrasah Aliyah kategori persentase kenaikan jumlah siswa pendaftar tertinggi jalur SPAN-PTKIN 2018 diraih oleh MAS Qotrun Nada, Depok, dan Madrasah Aliyah kategori persentase kenaikan jumlah siswa pendaftar tertinggi jalur UM-PTKIN 2018 diraih oleh MAN 2 Kota Bekasi.
Sedangkan untuk Pondok Pesantren Kategori Persentase kenaikan jumlah siswa pendaftar tertinggi jalur SPAN-PTKIN 2018 diraih oleh Pondok Pesantren Prof. Dr. Hamka, Agan Sumatera Barat, serta Pondok Pesantren Kategori Persentase kenaikan jumlah siswa pendaftar tertinggi jalur UM-PTKIN 2018 diraih oleh Pondok Pesantren Nurul Azhar Sidrap Sulawesi Selatan.

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifudin, di hadapan seluruh Rektor/ketua STAIN PTKIN se-Indonesia di Ruang pertemuan Flores, Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.
Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk motivasi peningkatan semangat atas usaha perguruan tinggi, Kanwil provinsi, dan pimpinan madrasah, maupun pimpinan pesantren, agar tetap melakukan pembenahan dalam skala penerimaan mahasiswa baru di seluruh PTKIN.
Dalam sambutannya, Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifudin berharap, kiranya pendaftar mahasiswa baru tidak hanya difokuskan kepada jurusan atau program studi umum saja, tapi juga harus memprioritaskan program studi agama. "Harus dicarikan solusinya. Dipikirkan untuk bagaimana meningkatkan minat calon mahasiswa kepada jurusan-jurusan agama, seperti filsafat dan sebagainya. Sehingga jumlahnya tidak mengalami penurunan. Justru di era saat ini, fokus pendidikan agama menjadi kebutuhan masyarakat, tapi entah mengapa justru tidak mendapatkan peminatnya yang banyak dalam jurusan atau prodi agama ini. Harus dicarikaj solusi penanganannya." Ia berharap, perguruan tinggi tidak hanya mengejar kuantitas mahasiswa, tapi patut menjadi perhatian utama yakni kualitas siswanya. (***)

Dilihat: 206