IAIN Ambon Raih Penghargaan Kinerja Terbaik Dari Dirjen Perbendaharaan

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon mendapatkan penghargaan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Maluku, sebagai Satuan Kerja (Satker) Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik III dalam Kategori Pagu Besar. Pemberian penghargaan tersebut disampaikan dalam acara Penganugerahan dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), dalam rangka evaluasi pelaksanaan anggaran Tahun 2018, yang digelar di Lt III, Aula Kanwil DJPb Provinsi Maluku, Rabu, (30/1/2019).
Penghargaan diserahkan langsung Plt Kanwil DJPb Provinsi Maluku, Sudarmonto, kepada sembilan Satker terbaik, yang di dalamnya termasuk IAIN Ambon.
Sudarmanto dalam sambutannya berharap, nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Provinsi Maluku Tahun 2019 lebih meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut dapat tercapai apabila nilai IKPA seluruh Satker di Provinsi Maluku juga meningkat. Untuk itu, penghargaan yang diterima ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja seluruh Satker yang ada di Maluku, agar tetap menjadi lebih baik di tahun-tahun mendatang.

IAIN Ambon sendiri, mendapatkan penghargaan Satker Kinerja Pelaksanaan Anggaran terbaik III untuk kategori pagu besar, dengan nilai Pagu Anggaran di atas Rp90 miliar. Setelah Kantor Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I sebagai terbaik I dan Kantor Distrik Navigasi Ambon sebagai terbaik II. Sementara penghargaan untuk kategori pagu sedang, Pagu Anggaran antara Rp30 Miliar sampai Rp 90 Miliar) diraih oleh Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Ambon sebagai terbaik I, Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Tual sebagai terbaik II dan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon sebagai terbaik III. Penghargaan lainnya untuk kategori pagu kecil, Pagu Anggaran dibawah Rp 30 Miliar diberikan kepada Balai Pengawas Obat dan Makanan Ambon sebagai terbaik I, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepualauan Aru sebagai terbaik II dan Kantor Pertanahan Maluku Tenggara Barat sebagai terbaik III.
Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas keberhasilan kinerja pelaksanaan anggaran, sesuai SK Kakanwil DJPb Provinsi Maluku Nomor : KEP-09/WPB.32/2019 untuk Satker Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik dalam kategori pagu besar, sedang dan kecil.
Penilaian Satker terbaik dilakukan dengan mempedomani 12 Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2018 yang terdiri dari Indikator Pengelolaan UP dengan bobot penilaian 10 persen, Indikator Data Kontrak dengan bobot penilaian 10 persen, Indikator Kesalahan SPM dengan bobot penilaian 5 persen, Indikator Return SP2D dengan bobot penilaian 5 persen, Indikator Halaman III DIPA dengan bobot penilaian 5 persen, Indikator Revisi DIPA dengan bobot penilaian 5 persen, Indikator Penyelesaian Tagihan dengan bobot penilaian 20 persen, Indikator Rekonsiliasi LPJ dengan bobot penilaian 5 persen, Indikator Akurasi RPD dengan bobot penilaian 5 persen, Indikator Realisasi Anggaran dengan bobot penilaian 20 persen, Indikator Pagu Minus dengan bobot penilaian 5 persen, dan Indikator Dispensasi SPM dengan bobot penilaian 5 persen.
Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta, usai menerima penghargaan tersebut, memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai di lingkup IAIN Ambon, yang telah bersama-sama mendukung kemajuan pembangunan di bidang keuangan. Tentu, penghargaan ini bukan sebagai suatu bentuk usaha eforia, tapi sebagai gebrakan untuk terus memaju pembangunan IAIN Ambon yang lebih baik ke depan, terutama dalam hal bidang pengelolaan anggaran, yang transparan dan akuntabel. Semua kerja, harus dilandaskan kepada program kerja yang dapat diukur baik dari segi anggaran maupun programnya, yang sudah terencana. Ia berharap, kerjasama dan kerja riil terhadap apa yang sudah diprogramkan, harus dilakukan dan terus dilaporkan secara berkala baik dalam satu bulan sekali, atau tiga bulan sekali. Kalau perlu evaluasi dilakukan evaluasi secara terus menerus, guna menghindari adanya pelanggaran, yang dapat menurunkan nilai kerja-kerja bersama di kampus hijau tersebut. (***)

Dilihat: 185