Kementerian Agama RI.

Institut Agama Islam Negeri Ambon

Jalan Dr. H. Tarmizi Taher - Kebun Cengkeh - Batu Merah Atas
Ambon - Maluku - Indonesia

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, menegaskan, Pemerintah Pusat (Pempus) dalam hal ini Kementerian Agama RI sedang fokus dan konsen memproses alih status IAIN Ambon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Ambon.

Sebaliknya dengan Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Ambon untuk dialihkan menjadi institut. Hal ini disampaikan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, saat konfrensi pers launching persiapan Perparawi Nasional ke-XI di Gedung Islamic Center, Waihaong, Senin, 15 Juni lalu.
Untuk percepatan alih status, minta Menag, seluruh syarat dan ketentuan yang diminta agar dipenuhi baik oleh IAIN Ambon maupun STAKPN. "Kita akan berupaya dan semoga seluruh persyaratan untuk merubah status lembaga ini akan terpenuhi. Saat ini kita konsen peralihan status IAIN Ambon menjadi Universitas, dan STAKPN menjadi institut. Kita prioritas dan semoga dalam waktu dekat akan segera terealisasi," kata Lukman.

Sebelumnya, Lukman meminta maaf karena tidak sempat mempublikasikan proses alih status dua perguruan tinggi agama negeri ini, saat menyampaikan sambutan pada launching persiapan Pesparawi Nasional ke-XI. "Saya mohon maaf, tadi saya lupa sampaikan dalam sambutan. Jadi teman-teman pers dapat sampaikan kepada masyarakat Maluku, bahwa kita sedang proses di Kementerian Agama RI. Pertama alih status STAKPN menjadi Institut dan IAIN Ambon menjadi Universitas," ujar dia.

Untuk itu, segala mekanisme, prosedur dan tata cara, serta persyaratan-persyaratan yang diminta segera dipenuhi baik oleh IAIN Ambon maupun STAKPN Ambon. Sehingga ketika peralihan status telah ditetapkan, semua syarat sudah dipenuhi dan masyarakat tidak dirugikan dari alih status itu. Menurut dia, pemenuhan mekanisme karena Kemenag menghendaki peningkatan status yang diimbangi dengan kualitas. Sehingga saat perubahan status lembaga tersebut dapat benar-benar menjadi universitas, maka harus memiliki kualitas, melahirkan sumber daya manusia yang bermutu dan diharapkan lulusannya mampu berkontribusi untuk mengisi pembangunan di daerah.