Kementerian Agama RI.

Institut Agama Islam Negeri Ambon

Jalan Dr. H. Tarmizi Taher - Kebun Cengkeh - Batu Merah Atas
Ambon - Maluku - Indonesia

    Dalam sambutannya, Gubernur Provinsi Maluku, Said Assagaff, mengharapkan agar pelaksanaan Expo Bioma IAIN Ambon yang dibukanya kemarin, ke depannya dapat diadakan lebih dahsyat dan tidak hanya berfokus di kampus IAIN Ambon. Sebab, lewat kegiatan mahasiswa seperti Expo Bioma ini, akan memicu minat dan bakat mahasiswa dalam bidang wirausaha.
    Untuk itu, Gubernur Maluku langsung menginstruksikan kepada Kadis Pendidikan Provinsi Maluku, Saleh Thio, agar turut membantu pelaksanaan kegiatan Expo Bioma ke depannya. Hal ini penting, mengingat mainstrem para generasi muda Maluku saat ini, sudah terfokus kepada kebutuhan instans, sehingga pemilihan bakatnya lebih condong kepada bidang politik praktis. Padahal, Maluku merupakan provinsi yang masih kaya akan sumber alamnya. Mestinya, pemuda Maluku lebih proaktif untuk menciptakan dunia usaha, bukannya terjun ke politik kepentingan seperti yang marak terjadi di Maluku saat ini. Ia berharap, lewat kegiatan seperti Expo Bioma ini, dapat melahirkan para generasi muda yang tidak hanya pemikir, tapi juga mampu menciptakan karya dan usaha di masa mendatang untuk kemajuan bangsa dan negara, terutama lagi Maluku.
    Gubernur Maluku, mengingatkan, salah satu fenomena yang berkembang di Maluku saat ini, yakni keterjebakan generasi muda pada mentalitas gerombolan. Di mana, generasi muda saat ini, lebih suka bergerombol atau manggurebe pada satu masalah atau bidang. "Misalnya fenomena maraknya generasi muda lebih suka bermain di ranah politik kekuasaan, daripada mengembangkan politik kekaryaan, politik kesejahteraan, dan life skill. Kalau di bidang ekonomi lebih suka bergerombol menjadi pemborong, daripada berusaha di sektor rill, serta pengembangan ekonomi kreatif," tukas Gubernur.
    Kendati demikian, Gubernur menyadari dengan sungguh, bahwa masih pula banyak generasi muda di Maluku yang terus meningkatkan karirnya baik di bidang pendidikan maupun wirausaha, yang salah satunya seperti dilakukan oleh para mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Biologi IAIN Ambon ini. Kata dia, Expo Bioma merupakan suatu respon yang cerdas dan tepat untuk menjawab pelbagai tantangan tersebut. "Untuk itu, wahai anak-anakku, teruslah belajar dan teruslah berkarya. Karena dengan terus belajar dan berkarya sesungguhnya engkau sedang merancang masa depanmu," pesan Gubernur.
    Lebih jauh, Gubernur mengingatkan kepada generasi muda di Maluku agar tidak terjebak dengan perkembangan dunia saat ini, terutama di bidang informasi dan teknologi. Pasalnya, perkembangan informasi dan teknologi terutama di bidang internet meniscayakan semua orang beralih ke dunia maya. Serasa, dunia maya menjadi lebih pintar dari semua para guru. Sebab itu, sepintar-pintarnya google, kata Gubernur, jangan sampai generasi Maluku melupakan guru sebagai tempat belajar. Karena, tidak semua yang disampaikan lewat dunia maya itu benar, tapi justru kebenarannya masih disangsi, tegas Gubernur.
    Sebelumnya, Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta, dalam sambutan singkatnya menegaskan, Expo Bioma 17 di lAIN Ambon ini merupakan yang kelima. Expo Bioma ini telah menjadi kegiatan tahunan di Fakultas ITK, dan terus mendapatkan dukungan dari semua pihak. Rektor secar singkat, menyebutkan bahwa IAIN Ambon terus mengalami perubahan di semua bidang, baik itu pengembangan tenaga kependidikan, maupun peningkatan sarana dan prasarana pengajaran. Tak heran, bila mahasiswa IAIN Ambon saat ini terus merebut puncak cita dalam berbagai event, dalam skala provinsi, nasional hingga internasional. "Tahun lalu, mahasiswa Biologi berhasil membuat bahan mentah sagu menjadi produk makanan, yang sungguh mendapat perhatian langsung dari Pak Dirjen. Sebelumnya ada Rifki Husain dari Jurnalistik IAIN Ambon dengan karya pembuatan Film Dokumenter Provokar Damai, yang menembus belahan dunia internasional, maka sekarang hadir pula sineas muda dari Jurnalistik IAIN Ambon, yang saat ini berproses dalam dunia per-film-an, yang juga dengan skala internasional," singkat Rektor.
    Expo Bioma akan berlangsung hingga tanggal 6 November 2017, dengan mengikutkan berbagai lomba. Dalam sambutan Rektor, disebutkan bahwa kegiatan ini melibatkan perwakilan mahasiswa, dan siswa mulai dari TK/PAUD, SD, SMP hingga SMA yang ada di Kota Ambon. "Saya sangat bersyukur, karena ini merupakan Expo Bioma yang spesial, karena langsung dihadiri Gubernur Maluku Said Assagaf," tutup Rektor, sembari menyebutkan, yang sebelumnya hanya digelar biasa-biasa saja tanpa mengundang secara formal petinggi daerah. Kali ini, selain hadir Gubernur Maluku, hadir juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Saleh Thio. (***)