Kementerian Agama RI.

Institut Agama Islam Negeri Ambon

Jalan Dr. H. Tarmizi Taher - Kebun Cengkeh - Batu Merah Atas
Ambon - Maluku - Indonesia

Kegiatan berlatar, "Konsolidasi dan Pemantapan Pengelolaan Tata Keuangan di Lingkungan PTKN Forum Kepala Biro dan Kepala Bagian AUAK PTKN se-Indonesia", berlangsung selama tiga hari. Grup Diskusi ini, diharapkan untuk mengevaluasi laporan di seluruh PTKN, dan sekaligus fokus pada Program Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayan (WBBK). Demikian penegaskan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag RI, Nur Syam, saat memberikan materi pada Fokus Grup Kepala Biro PTKN se-Indonesia di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Riau, Rabu, (24/8/16).

Kepala Biro AUAK IAIN Ambon Dr. Basman, yang ikut dalam kegiatan ini menjelaskan, Fokus Grup Discussion Forum Biro PTKN se-Indonesia, merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dua sampai tiga kali dalam setiap. Khususnya untuk pertemuan kali ini, pembahasannya lebih mengarah kepada evaluasi system pelaporan menuju opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sempat turun tingkat. “Semua Kabiro dikonsoludasikan untuk segera membenahi PT-nya masing-masing. Karena salah satu yang memberi konstribusi sehingga Kemenag RI turun tingkat adalah sumbangan dari PTKN. Banyak laporan-laporan dianggap BPK tidak akuntabel,” ujar Kabiro, via telefon selulernya.

Selain itu, tentu juga dibahas masalah-masalah yang krusial terkait perkembangan PTKN se-Indonesia. “Kemudian hal-hal lainnya seperti birokrasi kampus. Sekjen baru memberikan materi dan dalam materinya beliau tekankan persoalan laporan untuk WTP dan juga program ZI.”

Untuk pemateri, kata dia, diisi oleh para petinggi di lingkup Kemenag RI, termasuk Sekjen Kemenag RI, Nur Syam. “Kesan Sekjen, WTP harus dikembalikan, termasuk juga realisasi Zona Integritas. Target dari kegiatan ini, yang paling ditekankan adalah, ingin mengembalikan Kementerian Agama menjadi WTP, yang turun peringkat dari hasil pemeriksaan keuangan oleh BPK,” simpul Basman.(***)