Kementerian Agama RI.

Institut Agama Islam Negeri Ambon

Jalan Dr. H. Tarmizi Taher - Kebun Cengkeh - Batu Merah Atas
Ambon - Maluku - Indonesia

DALAM rangka meminimalisir politisasi agama-agama baik menjelang Pilkada Putaran kedua, Natal, Tahun Baru maupun Pemilu Tahun 2014, Ambon Reconciliasi Mediation Centre (ARMC) IAIN Ambon menggelar dialog agama-agama.

Dialog bertemakan "Peran Agama-agama dalam merawat, mengembangkan semangat kebangsaan dan persaudaraan sejati untuk mensukeskan Pilkada Maluku putaran kedua, Natal dan Pemilu 2014", menghadirkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Idrus Toekan, Ketua Sinode GPM Pendeta Dr Jhon Ruhulessin, Ketua Walubi Wilhelmus Jauwerissa, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Maluku I Wayang Sukata, dan Wakil Uskup Amboina Wilayah Kota Ambon, Pastor Amandus Oratmangun, Pr, mewakili Ketua Uskup Diosis Amboina, di Aula IAIN Ambon, Sabtu, 30 November 2013.

Direktur ARMC IAIN Ambon Dr Abidin Wakano, kepada Rakyat Maluku menandaskan, kegiatan ini untuk menjaga hubungan persaudaraan masyarakat Maluku. Ia menandaskan, masyarakat harus tetap memahami peran dan fungsinya untuk bersama-sama merajut hubungan persaudaraan yang sudah terbangun pasca terjadinya konflik di daerah ini. Jangan sampai, karena ada kepentingan tertentu, masyarakat akan menjadi korban. Hal ini menjadi tanggungjawab agama-agama karena pertikaian di politik, akan mengorbankan masyarakat beragama. Biasanya, kata dia, setiap musim politik selalu muncul gerakan untuk memprovokasi masayrakat. Hal ini yang perlu dihindari. Lewat kegiatan ini, masyarakat, terutama mahasiswa dapat tercerahkan sehingga tidak terpancing dengan hal-hal yang dapat merusak hubungan persaudaraan, yang sudah terbangun dengan baik. (***)