Kementerian Agama RI.

Institut Agama Islam Negeri Ambon

Jalan Dr. H. Tarmizi Taher - Kebun Cengkeh - Batu Merah Atas
Ambon - Maluku - Indonesia

Penetapan jadwal OPAK yang direncanakan berlangsung kurang lebih tiga hari ini, dalam rapat perdana Panitia OPAK IAIN Ambon, yang dipimpin Ketua Panitia OPAK IAIN Ambon, Dr. Abdullah Latuapo, di Lt II Gedung Rektorat IAIN Ambon, Kamis (25/8/16).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Ambon Dr. Ismail Rumadan, selaku Penanggungjawab OPAK yang hadir dalam pertemuan ini, meminta kepada seluruh panitia untuk mengefisiensikan agenda pelaksanaan OPAK. OPAK tahun ini harus didesain berbeda dengan tahun lalu, mengingat, pelaksanaannya lebih kepada pengembangan potensi mahasiswa baru.

Sesuai paradigma perguruan tinggi keagamaan negeri di lingkup Kemenag RI saat ini, maka OPAK di IAIN Ambon harus dilaksanakan dengan baik, dengan menghindari berbagai kegiatan yang dapat menimbulkan persoalan mis antar peserta dengan panitia, atau sesama peserta. "Kami berharap agar para instruktur atau stering comitte atau panitia tidak terlibat bermain dinamika yang dapat mengganggu atau merusak agenda OPAK yang sesungguhnya. Harus ada muatan-muatan akademik yang baru, sehingga para peserta yang merupakan mahasiswa baru itu bisa mengenal lebih dekat metode dan sistem pembelajaran di kampus ini." Semua kegiatan, kata dia, harus disetting dari sekarang, yang muaranya mengarah kepada pengembangan potensi akademik mahasiswa.

Sementara Ketua Panitia OPAK IAIN Ambon DR. Abdullah Latuapo, dalam kesempatan yang sama, berharap, agar pelaksanaan OPAK tahun ini mengalami peningkatan pembinaan lebih dari tahun-tahun sebelumnya. Menginat kepanitiaan OPAK tahun termasuk paling banyak, maka ia berharap, agar para panitia memaksimalkan tugas dan fungsinya selama pelaksanaan OPAK.

OPAK harus dilakukan sesuai dengan aturan dan tatatertib yang berlaku di perguruan tinggi negeri keagamaan. "Apalagi sudah ada perintah dari Pak Menteri agar OPAK lebih difokuskan kepada pembinaan mental dan akhlak para mahasiswa. Semua panitia harus memahami filosofi ini, sehingga tidak membuat kegiatan OPAK menjadi terganggu selama pelaksanaannya." Pertemuan yang berlangsung kurang lebih tiga jam itu, kemudian diakhiri dengan penyusunan anggaran dan tugas masing-masing seksi. "Besok kita akan lanjutkan kembali pertemuan dengan agenda pembahasan rincian tugas dan belanja kegiatan. Saya harap masing-masing seksi sudah harus ancang-ancang dan menyiapkan kebutuhan, serta tugasnya dari sekarang, tinggal besok dibahas bersama," tutup Abdullah. (***)